Selasa, 01 September 2009

PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA






PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA SD
TIMBANGAN MATEMATIKA/TIMBANGAN BILANGAN

Fungsi/Kegunaan : Memperagakan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada bilangan asli
Petunjuk kerja:
a. Memperagakan Operasi penjumlahan: 3 + 5 = …..
- Gantungkan sebuah anak timbangan di angka 3 pada lengan sebelah kiri
- Gantungkan lagi sebuah anak timbangan di angka 5 pada lengan sebelah kiri
- Untuk menunjukkan hasil penjumlahan 3 + 5, dapat dicoba menggantungkan sebuah anak timbangan pada lengan sebelah kanan sampai kedua lengan timbangan setimbang. Ternyata setelah anak timbangan di-gantungkan diangka 8 pada lengan sebelah kanan, maka timbangan akan setimbang. Sehingga kesim-pulannya 3 + 5 = 8
b. Memperagakan operasi pengurangan : 8 – 5 =……
- Untuk menunjukkan hasil pengurangan 8 – 5, dapat dicoba dengan menggan-tungkan sebuah anak timbangan di angka 8 pada lengan sebelah kanan.
- Selanjutnya gantungkan sebuah anak timbangan di angka 5 pada lengan sebelah kiri.
- Lalu dengan mencoba-coba, gantungkan sebuah anak timbangan pada lengan sebelah kiri sampai kedua lengan timbangan setimbang. Ternyata setelah anak timbangan digantungkan di angka 3 pada lengan sebelah kiri, maka timbangan akan setimbang. Kesimpulan : 8 – 5 = 3


c. Memperagakan Operasi perkalian : 2 ´ 3 =……..
- Gantungkan 3 buah anak timbangan di angka 2 pada lengan sebelah kiri
- Untuk menunjukkan hasil perkalian 2 ´ 3, dapat dicoba dengan meng-gantungkan sebuah anak timbangan pada lengan sebelah kanan sampai kedua lengan timbangan setimbang. Ternyata se-telah anak timbangan digantungkan di angka 6 pada lengan sebelah kanan timbangan akan setimbang. Kesimpulannya : 2 ´ 3 = 6



d. Memperagakan operasi pembagian 8 : 2 = ….
- Gantungkan sebuah anak timbangan di angka 8 pada lengan sebelah kanan
- Untuk menunjukkan hasil pem-bagian 8 : 2, dapat dicoba menggantungkan 2 buah anak timbangan sekaligus pada lengan sebelah kiri sampai kedua lengan timbangan setimbang. Ternyata setelah kedua anak timbangan digantungkan diangka 4 pada lengan sebelah kiri, maka timbangan akan setimbang. Kesimpulannya : 8 : 2 = 4










PENGUBINAN

Fungsi/Kegunaan : Untuk menemukan pola-pola pengubinan dan meningkatkan kreativitas serta daya tarik siswa terhadap keindahan pola serta dapat mengembangkan daya khayal dan daya tanggap siswa terhadap komposisi bangun-bangun geometri.
Petunjuk kerja :
a. Guru menunjukkan beberapa model ubin seperti tampak pada gambar dibawah ini :



b. Dengan mengambil model ubin guru mendemonstrasikan pengubinan yaitu dengan menutup seluruh permukaan atau luasan dalam bingkai (bingkai dapat dibuat dari triplek atau kertas) dengan satu macam model ubin.
c. Guru menjelaskan arti dari pengubinan dengan menggunakan model-model ubin.
Tugas :
a. Disediakan beberapa model ubin, misal seperti di bawah ini :
A
B
D
D
E
F
F


b. Ambillah peraga model ubin a, b, c kemudian susunlah model ubin tersebut menjadi suatu pola pengubinan.
c. Ambillah peraga model ubin d, e, f kemudian susunlah model-model ubin tersebut hingga membentuk suatu pola pengubinan
d. Gambar/salin dan warnailah hasil pengubinannya
e. Amati dan perhatikan, apakah model-model ubin tersebut dapat ditemukan pola-pola pengubinannya ?


PAPAN FLANEL

Fungsi/Kegunaan : Sebagai sarana atau alat bantu guru untuk memperagakan topik-topik yang menggunakan peraga yang dibuat dari kain flanel atau berlapiskan busa tipis.
Petunjuk kerja :
a. Sebelum digunakan, sikatlah papan flanel terlebih dahulu dengan sikat yang lembut agar bulu-bulu papan flanel tidak menggumpal.
b. Guru mendemonstrasikan peraga-peraga yang terbuat dari kain flanel atau kartu-kartu yang berlapiskan busa dengan menempelkan ke papan flanel sesuai dengan topik yang dibawakan.

PENGENALAN LAMBANG BILANGAN

Peraga pengenalan lambang bilangan terdiri dari bermacam-macam kartu bergambar dan kartu angka yang pada bagian belakangnya dilapisi dengan busa tipis. Digunakan bersama-sama dengan papan flanel.
6
7
8
0
1
2
3
4
5
9

Fungsi/kegunaan : Pengenalan konsep bilangan
3
4Petunjuk Kerja :
a. Tempelkan sejumlah kartu bergambar buah atau binatang yang sejenis pada papan flanel.
b. Jodohkan dengan lambang bilangan yang senilai dengan banyaknya buah atau binatang dalam kartu tersebut.













DEKAK-DEKAK
Fungsi alat peraga :
- Menjelaskan nilai tempat
- Memperagakan operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan asli
Petunjuk Kerja :
A. Untuk menjelaskan nilai tempat
Sebagai contoh :
- menunjukkan lambang bilangan : 231 (dua ratus tiga puluh satu)
200
1
30


- menunjukkan lambang bilang-an : 4005 (empat ribu lima)

4000 0 0 5

B. Menjelaskan operasi penjumlahan pada bilangan asli
Dalam melakukan operasi penjumlahan selalu dimulai dengan menjumlahkan satuan terlebih dahulu, diikuti puluhan, kemudian ratusan dan berikutnya ribuan demikian seterusnya.
Sebagai contoh misalnya :
1. Memperagakan operasi penjumlahan : 204 + 133 = …..
Caranya sebagai berikut :
a. pertama-tama guru menunjukkan cara memperagakan lambang bilangan 204 dengan menggunakan dekak-dekak seperti gambar di samping ini:

b.
3karena ditambah dengan 133 maka untuk selanjutnya tempat satuan ditambahkan 3 manik-manik menjadi:





c. Berikutnya tempat puluhan ditambah 3 buah manik-manik menjadi :



d.
1
3Dan yang terakhir tempat ratusan ditambah 1 buah manik-manik sehingga menjadi:


Kini tampak pada dekak-dekak: tempat ratusan ada 3 buah manik-manik, tempat puluhan ada 3 buah manik-manik, dan tempat satuan ada 7 buah manik-manik
Artinya : 204 + 133 = 337 (tiga ratus tiga puluh tujuh)
2. Memperagakan Operasi Penjumlahan : 1436 + 245 = …..
a. Mula-mula guru menunjukkan lambang bilangan 1436 dengan menggunakan dekak dekak :


b. Karena bilangan itu ditambah dengan 245 maka untuk selanjutnya tempat satuan ditambah 5 buah manik-manik. Pada tahap ini, sudah mulai menjumlahkan bilangan-bilangan yang hasilnya lebih dari sepuluh. Karena tempat satuan sudah terisi 6 buah manik-manik, dan sisa manik-manik satuan tinggal 4, padahal tempat satuan seharusnya terisi 6 + 5 = 11 buah manik, maka peragaannya adalah sebagai berikut :
4 buah manik
tambahan
Sisa 1
manik
Tambahan 1 manik sebagai ganti 10 manik di tempat satuanPada dekak-dekak, 10 buah manik di tempat satuan setara dengan 1 manik di tempat puluhan, 10 buah manik di tempat puluhan setara dengan 1 manik di tempat ratusan, 10 buah manik di tempat ratusan setara dengan 1 manik di tempat ribuan dan seterusnya, maka untuk meletakkan sisa 1 buah manik satuan, 10 manik satuan diambil dan diganti dengan 1 manik puluhan yang ditambahkan di tempat puluhan. Sisa satu manik satuan tadi selanjutnya diletakkan di tempat satuan hingga tampak seperti gambar berikut :
c.
4Langkah berikutnya adalah menambahkan 4 buah manik pada tempat puluhan



2
d. Kemudian pada tempat ratusan ditambahkan 2 manik



Bentuk akhir ini menunjukkan hasil penjumlahan 1436 + 245 = 1681 (seribu enam ratus delapan puluh satu)
C. Menjelaskan operasi pengurangan pada bilangan asli
Melakukan operasi pengurangan juga selalu dimulai dengan mengurangkan satuan terlebih dahulu, diikuti puluhan, kemudian ratusan, dan berikutnya ribuan, demikian seterusnya.
1. Menunjukkan/memperagakan operasi pengurangan : 247 –132 =……
a. Mula-mula diperagakan (dengan dekak-dekak) lambang bilangan 247.

b. Selanjutnya tempat satuan diambil 2 buah manik-manik menjadi :
c. Berikutnya tempat puluhan diambil 3 buah manik-manik menjadi :


d. Dan yang terakhir tempat ratusan diambil 1 buah manik-manik menjadi :

Artinya : 247 – 132 = 115
2. Memperagakan Operasi Pengurangan :
1427 – 275 = …..
a. Mula-mula tunjukkan bilangan 1427 dengan dekak-dekak

b. Kemudian tempat satuan diambil 5 buah manik se-hingga dekak-dekak akan tam-pak seperti di samping :

c. Berikutnya proses pengurangan manik pada tempat puluhan. Di tempat puluhan akan diambil 7 buah manik atau senilai 70, tetapi pada tempat puluhan hanya tersedia 2 manik yang bernilai 20 sehingga kita perlu meminjam 1 manik ratusan yang nilainya 100 (setara dengan 10 manik puluhan). Sekarang kita punya 12 manik puluhan yang kemudian dikurangi dengan 7, sedangkan 5 manik sisanya diletakkan di tempat puluhan hingga tampak seperti di samping :






d. Langkah terakhir adalah mengambil 2 manik pada tempat ratusan (yang nilainya 200).


Gambar terakhir menunjukkan bilangan 1152. Dengan demikian
1427 – 275 = 1152.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar